Cover Berita

Dorong Kualitas Lulusan, PPS UPR Gelar Pertemuan Implementasi Kurikulum OBE

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya (PPs UPR) kembali menggelar kegiatan Validasi Kurikulum Outcomes Based Education (OBE). Kegiatan yang terselenggara selama 2 (dua) hari, yaitu mulai hari Kamis tanggal 27 sampai dengan Jumat tanggal 28 Februari 2020, bertempat di ruang kelas PPS UPR.

Kegiatan ini juga merupakan tindaklanjut dari kegiatan Workshop yang dilaksanakan sebelumnya, yang mana pada pertemuan kali ini, lebih pada mendorong masing-masing program studi, jurusan, fakultas, UPT yang ada di lingkup UPR, untuk bisa menerapkan kurikulum berbasis OBE.

Dimana, kegiatan ini dibuka oleh Direktur PPs UPR Prof Dr Ir Yetrie Ludang MP, yang diwakili oleh Wakil Direktur (Wadir) I Bidang Akademik PPS UPR, Dr Indrawan Permana Kamis ST MA. Dalam kegiatan ini juga kembali menghadirkan pemateri bapak Dr Ir Johanes Pramana Gentur Sutapa MSc Forest.

Beliau ini adalah seorang pakar, dosen dan peneliti dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta, yang sudah paham, dan mengerti betul apa itu Kurikulum berbasis OBE, serta diikuti oleh seluruh program studi (prodi) magister PPS UPR, yakni prodi magister ilmu hukum, prodi magister pendidikan kimia, prodi magister ilmu ekonomi, prodi magister PLS, prodi doktor ilmu lingkungan, serta panitia persiapan S3 ilmu hukum dan sosial.

Kepada awak media Direktur PPs UPR Prof Dr Ir Yetrie Ludang MP melalui Wadir I Bidang Akademik, Dr Indrawan Permana Kamis ST MA menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan pendidikan di lingkup PPS UPR, untuk lebih baik lagi, terutama dalam rangka mendorong lulusan UPR, yang memiliki kompetensi dan daya saing, sehingga akan secara mudah terserap di lapangan kerja.

“Ini sangat penting dilakukan, di lingkup PPS UPR ini. Terlebih lagi dalam upaya penyesuaian kurikulum dan mata kuliah, yang diselaraskan dengan kebutuhan dunia kerja, saat ini,” Ucap Wadir I Bidang Akademik PPS UPR, Dr Indrawan Permana Kamis ST MA, Kamis (27/02).

Lanjut Dr Indrawan, melalui pertemuan ini, harapannya ini dapat diimplementasikan di masing-masing prodi PPS UPR. Sehingga dengan demikian, ini bisa membawa pengaruh pada penyelenggaraan pendidikan, agar bisa lebih baik lagi, terutama dalam rangka mendorong peningkatan akreditasi PPs UPR ini.

Sementara itu, menurut pemateri kegiatan tersebut, Dr Ir Johanes Pramana Gentur Sutapa MSc Forest mengatakan, kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan sebelumnya. Harapannya, masing-masing prodi magister PPS UPR, dapat lebih lanjut melakukan berbagai penyesuaian terhadap kurikulum perkuliahan, dengan berbagai kebutuhan dunia kerja sekarang ini.

Dijelaskan Dr Ir Johanes, ada 4 (empat) poin penting dalam penerapan OBE, yaitu memperhatikan atau mendefinisikan dengan jelas kemampuan lulusan, kemudian mengatur strategis implementasinya.

Selanjutnya, sistem pengajaran yang mampu menjawab berbagai kebutuhan dunia kerja seperti apa yang dibutuhkan dunia kerja pada sekarang ini. Dan, terakhir adalah evaluasi dari seluruh tahapan yang dijalankan. Ini bersifat satu kesatuan, yang saling berketerkaitan.

“Idealnya, penerapan kurikulum berbasis OBE ini, tidak hanya di jenjang pendidikan magister saja. Namun, hendaknya ini juga dilakukan dari jenjang pendidikan dasar, lanjutan hingga di perguruan tinggi. Yangmana, tujuannya ialah untuk mendorong para lulusan, agar dapat memiliki keahlian/kemampuan, yang diselaraskan dengan kebutuhan dunia kerja. Oleh sebab itu, maka dibutuhkan suatu sinergitas antar stakeholder, dalam menyusun kurikulum tersebut,” Pungkas Dr Ir Johanes.(YS)